Tampilkan postingan dengan label Obat Jerawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obat Jerawat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Februari 2015

Sariayu Intensive Acne Care | Review


Hi, semua! :)

Kali ini Aknelogi akan mengulas salah satu prduk anti-acne dari Sariayu. Produk ini cocok sekali untuk kalian yang menyukai skin care natural untuk jerawat dan direkomendasikan untuk kalian yang memiliki jerawat-jerawat ringan.

Deskripsi Produk

  • Nama: Sariayu Martha Tilaar Intensive Acne Care
  • Produksi: PT. Martina Berto
  • Harga: IDR 18-20k
  • Netto: 12 ml
  • No. POM: NA18110102732
  • Dapat dibeli di: drugstore, supermarket, Martha Tilaar Shop, dll.

Katerangan Pada Kemasan


Mengandung belerang halus, pegagan dan bahan lain untuk membantu mengurangi jerawat dan merawat kulit berjerawat secara intensive.

Cara pakai: Bersihkan wajah, kocok campuran hingga merata, oleskan pada wajah yang berjerawat menggunakan kapas bersih.
Perhatian: hati-hati penggunaan pada kulit sensitif, terutama pada pemakaian tahap awal. Karena kandungan bahan alami, sewaktu-waktu warna bisa berubah tanpa terjadi perubahan kualitas produk.
Peringatan: mengandung menthol dan camphor. Tidak digunakan pada anak usia di bawah 3 tahun.

Komposisi



Pada produk ini ada beberapa zat aktif yang bermanfaat untuk mengobati jerawat dan merawat kulit berminyak, yaitu:
  • Sulfur
    Sulfur atau belerang bisa jadi merupakan obat jerawat tertua, karena sejak dulu belerang memang dikenal dengan zat antiseptik yang bisa menyembuhkan aneka penyakit kulit. Meski termasuk bahan yang alami, sulfur masih digunakan beberapa dokter kulit sebagai anti-jerawat.
  • Centella asiatica (pegagan)
    Salah satu bahan pengobatan herbal tertua untuk berbagai macam penyakit kulit. Berdasarkan penelitian, Pegagan mengandung  asiatic acid dan madecassic acids yang bermanfaat untuk luka bakar, penyembuhan luka, luka terinfeksi, anti-inflamasi dan antibakteri (sumber). Namun, saya sendiri belum menemukan sumber ilmiah yang jelas mengenai hubungan daun pegagan dengan pengobatan jerawat. Mungkin ada hubungannya dengan anti-inflamasi dan antibakteri pada Pegagan.
  • Salicylic acid
    Well, walaupun pada kemasannya tidak disebutkan efek asam salisilat untuk jerawat, tapi bahan ini justru lebih bermanfaat untuk kulit berminyak dan berjerawat ketimbang Pegagan yang jadi bintang utama pada produk ini. Salicylic acid atau yang dikenal juga dengan BHA bermanfaat untuk membersihkan pori-pori dari tumpukan sel-sel kulit mati, sehingga bisa membantu membersihkan dan dan mencegah timbulnya komedo si cikal bakal jerawat.
  • Triclosan
    Banyak produk anti-acne lokal yang masih menggunakan triclosan sebagai anti-bakteri. Walaupun banyak negara sudah jarang yang menjual produk yang mengadung triclosan setelah mencuatnya isu keamanan dan pencemaran lingkungan oleh limbah triclosan.

Kesan Menggunakan Sariayu Intensive Acne Care



Wajah saya memang langganan berjerawat. Dirawat saja berjerawat, apalagi tidak dirawat. Makanya, untuk merawat kulit wajah, saya mengutamakan produk-produk skincare untuk acne walaupun kulit saya sedang baik-baik saja.

Saat menggunakan produk ini wajah saya sedang sedikit mulus, artinya lagi gak ada jerawat segede badak, tapi tetap ada beberapa jerawat kecil-kecil di jidat. Nah, saya pakaikan produk ini untuk jerawat saya yang kecil-kecil tadi selama seminggu-an, kebetulan zat aktifnya memang ringan jadi cocok untuk jerawat yang tidak terlalu parah.

Dan, selama seminggu pemakaian, ini kesimpulannya:

Yang Saya Suka

Pertama, saya suka skincare jerawat berbahan dasar sulfur atau belerang, karena sejak dulu saya selalu cocok. Saya dulu pernah jerawatan di punggung, dan cuma sembuh dengan sabun JF sulfur. Tapi, kalau dipakai berlebihan memang agak sedikit kering, tapi gak masalah.

Saat memakai ini pun, jerawat-jerawat di jidat saya satu persatu mulai mengering dan mudah dikelopek (iya, saya paling suka ngelopek jerawat yang udah kering kalau lagi iseng :p). Intinya, produk ini pas saat saya mengalami jerawat ringan, meski bagi saya belum ada obat jerawat bisa ngalahin Vitacid dan Benzolac, hehe. Tapi, buat kamu-kamu pencinta produk natural, ini reccomended banget! :)

Kedua, harganya murah dan mudah didapat. Cuma sekitar 20 ribuan pas saya beli di Century, itupun udah dipotong harga member, ya jatuhnya kurang dari IDR 20k deh, hehe. Mungkin kalau di supermarket bisa lebih murah lagi.

Ketiga, bersertifikat halal resmi dari LPPOM MUI. Ini nilai plus juga lho, karena saya seorang muslim, tentunya lebih tenang kalau pakai produk yang sudah terjamin halalnya.

Yang Kurang Saya Suka

Pertama, kemasannya dari kaca, riskan banget untuk pecah (mana kemasannya kecil). Dulu waktu saya beli produk ini untuk pertama kalinya, dusnya tidak sebesar sekarang, dulu dus pembungkusnya kecil hampir pas dengan ukuran botolnya. Dulu karena ceroboh, saya menjatuhkan dus bersisi produk ini dan akhirnya pecah sebelum saya pakai. Untung harganya murah, dulu cuma 10ribuan, hehe.

Nah, sekarang dusnya lebih besar, karena ada semacam lapisan pembungkusnya lagi, lumayan kalau terbanting dengan dusnya gak mudah pecah, meski tetap saja riskan.



Kedua, mulut botolnya lebar (lihat gamabar di atas). Nah karena terlalu mangap, jadi saya suka gak sengaja menuangkannya terlalu banyak, hehe. Mungkin next time produk ini bisa improve dari segi kemasannya :)

Ketiga, masih mengandung fragrance dan aneka pewarna sintetis. Well, walaupun relatif aman, tapi akan lebih alami dengan aroma dan warna aslinya saja, bukan? Tapi ya, yang namanya produk komersil, pasti penampilan wajib diutamakan. Banyak, lho orang yang gak mau minum/pakai jamu-jamuan karena bau dan warnanya yang aneh. Makanya saya masih bisa menerima dengan zat additive semacam ini, walau kurang suka.

Nah, sekian review mengenai Sariayu Intensive Acne Care. Semoga bisa bermafaat untuk teman-teman yang sedang mencari-cari review tentang produk ini, ya.

Keep healthy, guys! :)

S. Widjaja.


Minggu, 15 Februari 2015

Benzolac 2,5% | Review Krim Jerawat Favorit


Hai semua! :)

Sebagai orang yang kulitnya mudah berjerawat, saya punya macam-macam produk anti-acne favorit, salah satunya Benzolac!

Benzolac adalah krim jerawat yang mengandung Benzoyl Peroxide (BPO) yang bisa membasmi bakteri penyebab jerawat sekaligus membersihkan pori-pori kulit kita dari tumpukan sebum dan sel kulit mati yang bisa membuat wajah kita berkomedo bahkan berjerawat. Yang saya pakai sekarang adalah benzoyl peroxide 2,5%. 

Deskripsi Produk

  • Nama: Benzolac® 2,5% (Benzoly Peroxide 2,5%)
  • Produksi: PT SDM
  • Nett: 5 gr kemasan tube 
  • Harga: 15.000-an
  • Jenis: Obat bebas terbatas (logo lingkaran biru)

Brosur Obat

KOMPOSISI 
Benzolac® 2,5% mengandung Benzoil Peroksida 2,5% dalam dasar gel.

INDIKASI & DAYA KERJA
Benzolac® ditujukan untuk membantu pengobatan jerawat. Lokal pada kulit sebagai obat jerawat berdasarkan sifat yang dimiliki yaitu menurunkan konsentrasi asam lemak bebas dalam sebum, bersifat anti mikroba terhadap propini bacterium acnes dan bersifat keratolitik.

ATURAN PAKAI
  1. Cucilah muka dengan seksama
  2. Cobalah tes, terhadap kulit. Oleskan gel ini dengan ujung jari pada bagian yang berjerawat selama 3 hari pertama. Bila tidak terjadi reaksi dan gangguan, gunakan 1-2 kali sehari dengan cara mengoleskan krim tipis-tipis dan hati-hati pada tempat yang berjerawat dan sekitarnya. Hindarkan pemakaian yang berlebihan.
  3. Bila terjadi kekeringan atau kulit yang terkelupas dosis kurangi menjadi 1 kali sehari atau 2 hari sekali.

KONTRA INDIKASI 
Jangan dipakai oleh penderita yang diketahui peka terhadap Benzoil peroksida. 

PERHATIAN 
Hindari kontak dengan mata, pelupuk mata, bibir atau selaput lendir lainnya. Pada pemakaian biasa mungkin akan timbul rasa panas pada penggunaan pertama dan kulit menjadi agak merah serta mengelupas dalam beberapa hari. Hal ini tidak berbahaya dan akan hilang dalam waktu satu atau dua hari bila pengobatan dihentikan untuk sementara waktu. Sesudah reaksi hilang, pengobatan dapat dilanjutkan dengan mengurangi pemakaiannya. Hati-hati bila Benzoil Peroksida diberikan pada wanita hamil dan menyusui. Keamanan pemakaian dan efektifitas pada anak-anak belum ditetapkan. Jangan digunakan dengan kasa yang tertutup rapat (acclusive dressing), karena dapat merangsang timbulnya reaksi sensitisasi. Bila terjadi pembengkakan, iritasi, kemerahan atau kekeringan yang berlebihan, hentikan pemakaian. Bila gejalanya tidak berhenti hubungi dokter.Hati-hati dipakai pada leher dan daerah sensitif lainnya. Pada uji dengan menggunakan hewan percobaan dapat menimbulkan tumor kulit pada tikus.   

HANYA UNTUK PEMAKAIAN LUAR

JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK-ANAK

EFEK SAMPING
Dermatitis kontak alergi telah dilaporkan pada pengobatan Benzoil Peroksida secara topikal.
Iritasi lokal (kerap kali terjadi reaksi hebat pada beberapa orang).

Beauty Blog

INTERAKSI OBAT 
Dengan asam vitamin A
KEMASAN
Tube plastik 5 gram netto

PENYIMPANAN
Dalam tube plastik yang tertutup rapat. Simpan ditempat yang sejuk dan kering.

P.T SURYA DERMATO MEDICA LABORATORIES
Surabaya, Indonesia
Reg. No. DTL 9028600828B1 

KESAN MENGGUNAKAN BENZOLAC 2,5

Selain VItacid, Benzolac adalah obat jerawat yang paling ampuh untuk jerawat saya. Selama ini saya menggunakan benzolac untuk jerawat yang kecil-kecil (pustule) maupun yang besar (cystic/nodule). Hasilnya sangat memuaskan. Kalau dipakai pada jerawat yang kecil, jerawatnya cepat kering. Kalau untuk jerawat yang besar, jerawatnya jadi cepat kempes dan lama-lama menjadi kering juga. IMHO, dibandingkan dengan Sebamed Clear Face Gel yang harganya 80 ribuan, Benzolac yang harganya sangat murah ini malah lebih efektif. 

Lalu, apakah ada efek samping yang terjadi pada wajah saya?

Iya! 

Awalnya saya mengoleskan tebal-tebal, karena saya pikir tidak apa-apa, toh konsentrasi BPO nya rendah hanya 2,5% saja. Ternyata, setelah mengoleskan tebal-tebal, kulit saya malah memerah dan akhirnya mengering lalu mengelupas :(. Karena kecerobohan saya itu, akhirnya Benzolac harus saya hentikan sementara. Tapi, bila digunakan tipis-tipis sesuai aturan, efek samping tidak lagi saya rasakan lagi.

Beauty Blog

Ada yang paling saya suka, Benzolac ini bisa dipakai di pagi-siang hari. Jadi, sebelum mengoleskan sunblock, saya oleskan Benzolac tipis-tipis. Setelah itu baru ditimpa bedak tabur. Beda sama Vitacid (Tretinoin) yang harus dipakai saat malam hari saja karena zatnya memang bersifat fotosensitif. 

Benzolac ini sediaannya Gel berwarna putih. Saat dioleskan terasa dingin, kemudian mengering meninggalkan bercak samar keputihan. Jadi, kalau mau dipakai siang bersama bedak atau makeup, oleskan Benzolac setipis mungkin. 

Yang kurang ku suka sepertinya tidak ada, semuanya nyaris sempurna: murah, kemasan praktis, efektif untuk jerawat kecil-besar dan sudah bersertifikat halal dari MUI (jarang-jarang lho obat halal). Hanya saja pemakaiannya memang harus hati-hati kalau tidak mau timbul efek samping seperti saya kemarin.

Nah, sekian review mengenai Benzolac 2,5%. Semoga bermanfaat! :)) 

Beauty Blog: http://silenceofthebeauty.blogspot.com

Jumat, 13 Februari 2015

Obat Jerawat Paling Ampuh | Part 1 (Obat Dengan Resep Dokter)


Halo semua! :)

Beberapa saat lalu, Aknelogi sudah menjelaskan secara singkat mengenai macam-macam pengobatan jerawat yang terdiri dari golongan obat dan terapi alternatif. Untuk yang golongan obat, ada yang bisa dibeli bebas (over the counter/OTC/drugstore product) dan ada yang dengan resep dokter.

Kali ini Aknelogi akan menjelaskan lebih lanjut mengenai obat jerawat dengan resep dokter. Obat tersebut secara ilmiah ampuh mengobati jerawat dan mampu bekerja dengan menghambat faktor-faktor yang bisa mencetuskan jerawat, yang antara lain:
    • Menghilangkan sumbatan pori-pori di wajah, diberikan  golongan retinoids atau salicylic acid
    • Mengurangi produksi minyak berlebih dapat diberikan golongan retinoids atau terapi hormon
    • Membasmi infeksi bakteri Propionibacterium acnes (P.acnes)  diobati dengan antibiotik
    Ngomong-ngomong, sudah jadi rahasia umum kalau di Indonesia banyak diantara obat-obat yang harusnya dibeli dengan resep dokter, bisa dibeli secara bebas di apotik dan toko obat online. Padahal yang seperti itu sebenarnya kurang dibenarkan, karena berisiko terjadinya hal yang tidak diinginkan.

    Meski begitu, regimen farmakologis tadi memiliki efek terapi yang dianggap paling tinggi dan relatif aman bila digunakan sesuai aturan. Dan karena efek sampingnya, maka hanya dianjurkan digunakan pada jerawat derajat sedang-berat.

    Obat-obat jerawat tersebut antara lain: 

    Golongan Vitamin A (Retinoid)

    Retinoid bermanfaat untuk mengurangi kadar minyak berlebih yang menjadi salah satu penyebab jerawat dan memperbaiki keratinisasi. Contoh: Isotretinoin, Tretinoin,, Tazarotene, Adapalene

    Isotretinoin

    Contoh merek dagang: Roaccutane, Accutane

    Merupakan obat oral (diminum) yang digunakan untuk jerawat yang sangat parah, yang tidak sembuh dengan obat-obatan jerawat lain. Bisa dibilang isotretinoin adalah pilihan terapi paling akhir setelah upaya lain tidak membuahkan hasil.

    Cara kerjanya belum diketahui pasti, namun menurut satu penelitian yang kami baca, isotretinoin bisa menginduksi apoptosis (kematian sel), termasuk sel-sel pada glandula sebacea (kelenjar minyak), sehingga produksi minyak -yang menjadi biang terbentuknya jerawat- menjadi berkurang. sumber

    Isotretinoin memiliki efek samping yang cukup berat, yaitu kulit yang kering terutama pada bibir, kelopak mata, memburuknya jerawat pada awal pemakaian (purging), rambut rontok, sampai mimisan. Dalam penggunaanya dianjurkan untuk menggunakan sunblock dengan SPF yang tinggi, akibat sifat fotosensitif pada obat ini. Dan saat meminum obat ini, pasien harus memeriksakan fungsi hati dan profil lemak darah secara berkala. Melihat efek sampingnya yang tergolong berat, pemberian obat ini tidak sembarangan, harus dibawah pengawasan ketat seorang dokter Sp.KK.

    Wanita hamil atau yang sedang merencanakan kehamilan atau wanita yang aktif secara seksual tanpa kontrasepsi yang mantap, SANGAT DILARANG meminum isotretinoin. Karena isotretinoin bila terminum atau terhirup, bisa menyebabkan cacat janin. 

    Sebelum dokter anda memberikan isotretinoin ini, pasti mereka sudah menilai kalau keuntungan yang akan anda dapatkan lebih besar dari kerugian yang ditimbulkan oleh efek sampingnya. Maka dari itu, obat ini memang tidak sembarang diberi kepada setiap pasien yang berjerawat. Kami sendiri sangat menyayangkan kalau saat ini orang-orang bisa dengan bebas membeli isotretinoin tanpa resep dokter. 

    Tretinoin

    Merek dagang: Vitacid, Retin-A

    Merupakan obat topikal (dioles) yang dapat digunakan untuk jerawat derajat sedang-berat. Hanya boleh digunakan pada malam hari sebelum tidur. Dan saya selaku Mimin blog Aknelogi sangat berterimakasih kepada James Fulton dan Albert Kligman yang telah menemukan tretinoin ini! Hehe. Karena dengan obat ini lah (dan kuasa Tuhan :D), jerawat saya yang cukup parah dapat disembuhkan, bahkan saya memiliki kulit yang lebih sehat sekarang.

    Efek sampingnya adalah kulit kering, gatal, mengelupas, atau memburuknya jerawat (purging) selama 2-4 minggu pemakaian. Sangat dianjurkan menggunakan pelembab dan sunblock di pagi-sore hari saat menggunakan tretinoin.

    Tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan yg memiliki rencana kehamilan.

    Tazarotene

    Merek dagang: Tazorac

    Adapalene

    Contoh merek dagang: Differin

    Merupakan generasi terbaru dari obat golongan retinoids. Memiliki efek samping yang lebih ringan dari Isotretinoin dan tretinoin. Cara kerjanya adalah mengahambat diferensiasi dan pertumbuhan keratinosit, sehingga bisa mencegah terbentuknya komedo yang jadi cikal bakal jerawat. Memiliki efek samping yang mirip dengan golongan retinoid lain, namun lebih ringan. Efektifitasnya pun tidak sebagus retinoid yang lain, sehingga lebih disukai sebagai maintenance paska penyembuhan jerawat.

    Antibiotik

    Salah satu penyebab jerawat adalah infeksi dari Propioibacterium acnes (P.acnes) sehingga dalam pengobatan jerawat, bakteri penyabab tadi pun ikut dibasmi. Contoh antibiotik yang bermanfaat untuk jerawat adalah: Doxycycline, Clindamycin, Benzoyl Peroxide.

    Doxycycline

    Contoh merek dagang: Dotur

    Doxycycline merupakan antibiotik oral spektrum luas yang punya efek terapi yang lebih baik dari Tetrasiklin dalam mengobati jerawat. Biasanya diminum selama satu bulan berturut-turut untuk membasmi bakteri penyebab jerawat. Dikontraindikasikan untuk wanita hamil karena bisa menyebabkan kerusakan tulang dan gigi pada janin.

    Clindamycin HCL (oral)

    Contoh merek dagang:  Albiotin, Anerocid, Biodasin, Cindala, Lindan, Mediklin, dll.

    Clindamycin Phosphate (Topikal)

    Contoh merek dagang: Zindaclin, Cindala Gel, Climadan Acne Gel

    Tidak terlalu efektif dalam mengobati jerawat, tetapi dapat mengontrol jumlah jerawat selama masa pengobatan. Biasanya penggunaanya dikombinasikan dengan obat jerawat lain. Klindamisin topikal hanya tersedia dalam bentuk gel atau suspensi.

    Erytromicin (topikal)

    Contoh merek dagang:

    Terapi Hormon

    Andorgen adalah hormon seks utama pada pria, meski begitu androgen bisa didapatkan pada wanita dalam jumlah tidak sebanyak pria. Seandainya terjadi aktifitas androgen yang berlebihan pada wanita, akan timbulnya gangguan salah satunya berupa jerawat (androgen memang mempengaruhi aktifitas kelenjar minyak pada kulit). Sehingga salah satu cara mengobati jerawat adalah menghambat aktifitas androgen dengan menyeimbangkan hormon atau dengan pemberian anti-androgen

    Sama seperti isotretinoin, pengobatan terapi hormon diberikan bila pengobatan jerawat lain tidak berhasil. Tidak boleh dipakai tanpa petunjuk dokter, karena dokterlah yang akan menentukan apakah jerawat pada pasien harus sudah diobati dengan terapi hormon atau masih bisa dengan pengobatan yang lain. Dan  pengobatan hormonal ini tidak ditujukan untuk pasien acne pria.

    Pil KB

    Pil KB berisi hormon-hormon wanita. Pemberian pil KB diharapkan dapat menyeimbangkan aktifitas androgen yang berlebihan. Contoh merek dagang: Yaz, Yasmin, Diane

    Merek pil KB di atas mengandung estrogen sintetik (ethinylestrodiol) dan progesteron  yang merupakan anti-androgen. Juga mengandung cyproterone acetate (Diane) dan drospirenone (Yaz, Yasmin).

    Spironolakton

    Contoh merek dagang: Aldactone
    Biasanya lebih cocok untuk wanita di atas 30 tahun

    LAIN-LAIN

    Azelaic Acid

    Contoh merek dagang: Zeliris, Skinoren

    Salicylic Acid (BHA)

    Sebenarnya salicylic acid atau asam salisilat dapat dibeli bebas pada kandungan dibawah 2%, dan biasanya ada pada kandungan produk anti-acne di pasaran. Namun, penggunaan di atas itu harus dibawah pengawasan.

    Alpha Hydroxy Acid

    Contoh merek dagang: Glycore

    AHA banyak macamnya, namun yang sering digunakan adalah Glycolic acid (GA). Sama seperti asam salisilat, kandungan AHA banyak terdapat pada produk anti acne di pasaran namun hanya untuk konsentrasi dibawah 10%. Di atas itu harus melalui resep dokter, atau untuk tindakan chemical peeling dengan AHA konsentrat tinggi (dan hanya boleh dilakukan dibawah pengawasan). AHA relatif aman untuk ibu hamil dan menyusui.
     

    ___________________________________

    Referensi:
    http://www.webmd.com/drugs/2/drug-6662/isotretinoin-oral/details#images
    http://www.drugs.com/cdi/isotretinoin.html
    http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3166444/
    http://www.webmd.com/drugs/2/drug-3956/tretinoin-top
    http://milissehat.web.id/?p=320
    http://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/clindamycin-topical-route/proper-use/drg-20063064
    http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2923944/
    http://www.dermnetnz.org/treatments/antiandrogens.html
    https://www.aad.org/stories-and-news/news-releases/hormonal-factors-key-to-understanding-acne-in-women

    Sumber gambar: http://img.webmd.com

    Kamis, 12 Februari 2015

    Dua Macam Pengobatan Jerawat


    Mengobati jerawat itu susah-susah gampang, karena jerawat dipengaruhi oleh banyak faktor seperti produksi minyak, hormonal, infeksi bakteri, dll. Namun selalu ada cara dalam mengobatinya. 

    Kali ini Aknelogi akan memaparkan secara singkat berbagai macam zat aktif yang bisa membantu mengobati jerawat, baik obat yang harus dibeli dengan resep dokter sampai krim jerawat yang bisa kamu temukan di minimarket. 

    Di blog Aknelogi, treatment untuk acne dikelompokkan ke dalam 2 kategori:

    1. Drugs/Medicine Adalah obat jerawat konvensional yang bisa dibeli bebas (drugstore/OTC) maupun obat jerawat yang harus dengan resep dokter. Efek terapi golongan obat terbilang cukup tinggi, karena efektifitasnya sudah teruji secara ilmiah. Contoh: Golongan retinoid (tretinoin, isotretinoin, dll), asam salisilat, azelaic acid, dll. Selengkapnya, klik di sini dan di sini.

    2. Alternatives Medicine (Natural Care)
      Tidak setiap orang mau menggunakan obat-obat kimia. Dan saat ini, pengobatan alternatif seperti herbal dan tradisional mulai kembali banyak digemari masyarakat, bahkan bahannya bisa didapatkan di dapur kita. Namun, yang sangat disayangkan, banyak terapi alternatif yang hanya katanya-katanya saja, tidak heran efektifitasnya tidak setinggi pengobatan jerawat dengan obat-obatan medis. Meski begitu, banyak juga penelitian ilmiah mengenai obat-obat jerawat dari bahan alami, misalnya tea tree oil. Biasanya, terapi alternatif lebih tepat direkomendasikan untuk mengobati jerawat ringan, atau untuk mencegah jerawat. Contoh: tea tree oil, sulfur, cinnamon, honey, dll)
    Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan klik link yang dituju :)