Tampilkan postingan dengan label skin care. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label skin care. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Februari 2015

Acnes Oil Control Film, Penyelamat Kulit Berminyak | Review


Bagi saya, memiliki kulit berminyak itu rumit. Selain gampang jerawatan, muka berminyak bisa mengganggu penampilan. Saya sendiri risih kalau melihat orang lain yang tidak menyeka kelebihan minyak di wajahnya, soalnya terlihat kumal, kotor dan jorok.

Karena saya juga gak mau orang lain melihat penampilan saya dengan perasaan risih, so sebisa mungkin saya menjaga pola hidup yang bersih dan sehat ,seperti rutin merawat wajah, banyak makan sayur dan buah, olahraga dan cukup minum air putih. 

Selain berusaha menerapkan gaya hidup sehat seperti tadi, saya tidak pernah lupa menyisipkan kertas minyak (oil paper) atau oil control film di dalam make up pouch untuk menyerap kelebihan minyak di wajah. Tapi, saya prefer oil film sih, karena daya serapnya lebih bagus.


Kalau cuma sekedar jalan-jalan ke mall, saya memang jarang bawa bermacam-macam makeup. Yang biasanya saya bawa adalah lipstik dan blush on, atau eyeliner pen (itu pun kalau lagi pakai). Dan,  hanya OIL CONTROL FILM lah yang paling wajib saya bawa kemanapun kalau sedang keluar rumah. 

Saya belum mencari tahu siapa penemu 'benda ajaib' ini. Yang jelas, saya (dan jutaan orang berminyak lainnya), sangat amat terbantu dengan adanya oil control film.

Oil control film bagi saya bukan hanya sekedar penyelamat penampilan saja, tetapi sekaligus bisa mencegah timbulnya bakal komedo baru. Dibandingkan menyeka kelebihan minyak dengan kertas minyak atau tisu saja, menggunakan oil control film 2x lebih bisa mencegah kulit saya dari komedo.

Oil control film yang biasa saya pakai itu merek Acnes. Dulu pernah pakai Clean & Clear, tapi entah mengapa saya merasa kalau Acnes lebih bagus dalam urusan serap menyerap minyak. Nah, kali ini saya dari Aknelogi akan coba mereview oil control film kesukaan saya ini. Yup, disimak ya!

Deskripsi Produk

  • Nama: Mentholatum ACNES Oil Control Film
  • Produksi: Mentholatum (China) Pharmaceutical Co. Ltd
  • Harga: IDR 23-25k
  • Isi: 50 lembar
  • No.POM: NA 18140100103
  • Dapat dibeli di: minimarket, supermarket, drugstore (Century, Watsons, etc)

Dengan microsporous film yang memiliki daya serap yang lebih kuat (3 kali lebih kuat dari kertas penyerap minyak)
Dapat mengurangi minyak berlebih dengan cepat, sekaligus menjaga kelembaban kulit.
Microsporous film akan berubah menjadi transparan setelah digunakan




Cara pakai:
  • Lepaskan pelindung stiker pada tutup bagian dalam
  • Tutup dan tekan, untuk mengambil oil control film satu per satu
  • tempelkan dan tekan dengan lembut oil control film pada wajah untuk menyerap minyak
Komposisi:
Polypropylene, mineral oil, dimethylbenzylidene sorbitol, pigment green 7 (CL 74260)



Kesan Menggunakan Acnes Oil Control Film

Karena udah sering beli berkali-kali, dan emang butuh sama benda yang satu ini, pastinya kesannya bagus dong? Hehe, ya begitulah... 

Yang Saya Suka

Pertama, daya serapnya lebih bagus. Saya membandingkannya dengan merk Clean & Clear, dan saya merasa Acnes lebih cepat menyerap. Tapi, apa yang membuatnya berbeda ya? Padahal tadinya saya pikir sama saja.


Gambar di atas adalah, penampakan sebelum dan sesudah oil control film Acnes menyerap minyak. Sebenarnya, kalau minyak lagi penuh-penuhnya, satu lembar oil film bisa TRANSPARAN SELURUHNYA, lembarannya betul-betul jadi bening merata! Tapi, berhubung takut ada yang merasa jijik, akhirnya saya urungkan saja niat untuk memfoto oil control film 'transparan' semacam itu, hehe. 

Kedua, tersedia dimana-mana. Saya jadi ingat, dulu sebelum ada oil control film seperti C&C atau Acnes, saya mendapatkanya hanya di merchant tertentu, merknya pun tidak terkenal, tulisannya berbahasa jepang, dan harganya mahal. Tapi sekarang, saya bisa mendapatkannya dengan harga lebih murah dan ada dimana-mana, bahkan di Alfamart dekat rumah saya pun ada :) 

Yang Kurang Saya Suka

Hmm, yang kurang saya suka mungkin karena berbahan dasar plastik ya?

Ironisnya, disaat saya sedang mengurangi jumlah pemakaian kantung plastik dan aneka plastik-plastik lain, saya malah sulit lepas dari printilan kecantikan yang terbuat dari plastik semacam ini! :0 Dilema memang, antara ingin lebih mencintai bumi dengan tetap menjaga penampilan, hehe. 

Okela kalau begitu.
Sepertinya itu saja review dari saya kali ini. Semoga bermanfaat buat kalian yang sedang mencari ulasan mengenai Acnes Oil Control Film.

Keep Healthy, guys! :)

 S. Widjaja.

Jumat, 20 Februari 2015

Sariayu Intensive Acne Care | Review


Hi, semua! :)

Kali ini Aknelogi akan mengulas salah satu prduk anti-acne dari Sariayu. Produk ini cocok sekali untuk kalian yang menyukai skin care natural untuk jerawat dan direkomendasikan untuk kalian yang memiliki jerawat-jerawat ringan.

Deskripsi Produk

  • Nama: Sariayu Martha Tilaar Intensive Acne Care
  • Produksi: PT. Martina Berto
  • Harga: IDR 18-20k
  • Netto: 12 ml
  • No. POM: NA18110102732
  • Dapat dibeli di: drugstore, supermarket, Martha Tilaar Shop, dll.

Katerangan Pada Kemasan


Mengandung belerang halus, pegagan dan bahan lain untuk membantu mengurangi jerawat dan merawat kulit berjerawat secara intensive.

Cara pakai: Bersihkan wajah, kocok campuran hingga merata, oleskan pada wajah yang berjerawat menggunakan kapas bersih.
Perhatian: hati-hati penggunaan pada kulit sensitif, terutama pada pemakaian tahap awal. Karena kandungan bahan alami, sewaktu-waktu warna bisa berubah tanpa terjadi perubahan kualitas produk.
Peringatan: mengandung menthol dan camphor. Tidak digunakan pada anak usia di bawah 3 tahun.

Komposisi



Pada produk ini ada beberapa zat aktif yang bermanfaat untuk mengobati jerawat dan merawat kulit berminyak, yaitu:
  • Sulfur
    Sulfur atau belerang bisa jadi merupakan obat jerawat tertua, karena sejak dulu belerang memang dikenal dengan zat antiseptik yang bisa menyembuhkan aneka penyakit kulit. Meski termasuk bahan yang alami, sulfur masih digunakan beberapa dokter kulit sebagai anti-jerawat.
  • Centella asiatica (pegagan)
    Salah satu bahan pengobatan herbal tertua untuk berbagai macam penyakit kulit. Berdasarkan penelitian, Pegagan mengandung  asiatic acid dan madecassic acids yang bermanfaat untuk luka bakar, penyembuhan luka, luka terinfeksi, anti-inflamasi dan antibakteri (sumber). Namun, saya sendiri belum menemukan sumber ilmiah yang jelas mengenai hubungan daun pegagan dengan pengobatan jerawat. Mungkin ada hubungannya dengan anti-inflamasi dan antibakteri pada Pegagan.
  • Salicylic acid
    Well, walaupun pada kemasannya tidak disebutkan efek asam salisilat untuk jerawat, tapi bahan ini justru lebih bermanfaat untuk kulit berminyak dan berjerawat ketimbang Pegagan yang jadi bintang utama pada produk ini. Salicylic acid atau yang dikenal juga dengan BHA bermanfaat untuk membersihkan pori-pori dari tumpukan sel-sel kulit mati, sehingga bisa membantu membersihkan dan dan mencegah timbulnya komedo si cikal bakal jerawat.
  • Triclosan
    Banyak produk anti-acne lokal yang masih menggunakan triclosan sebagai anti-bakteri. Walaupun banyak negara sudah jarang yang menjual produk yang mengadung triclosan setelah mencuatnya isu keamanan dan pencemaran lingkungan oleh limbah triclosan.

Kesan Menggunakan Sariayu Intensive Acne Care



Wajah saya memang langganan berjerawat. Dirawat saja berjerawat, apalagi tidak dirawat. Makanya, untuk merawat kulit wajah, saya mengutamakan produk-produk skincare untuk acne walaupun kulit saya sedang baik-baik saja.

Saat menggunakan produk ini wajah saya sedang sedikit mulus, artinya lagi gak ada jerawat segede badak, tapi tetap ada beberapa jerawat kecil-kecil di jidat. Nah, saya pakaikan produk ini untuk jerawat saya yang kecil-kecil tadi selama seminggu-an, kebetulan zat aktifnya memang ringan jadi cocok untuk jerawat yang tidak terlalu parah.

Dan, selama seminggu pemakaian, ini kesimpulannya:

Yang Saya Suka

Pertama, saya suka skincare jerawat berbahan dasar sulfur atau belerang, karena sejak dulu saya selalu cocok. Saya dulu pernah jerawatan di punggung, dan cuma sembuh dengan sabun JF sulfur. Tapi, kalau dipakai berlebihan memang agak sedikit kering, tapi gak masalah.

Saat memakai ini pun, jerawat-jerawat di jidat saya satu persatu mulai mengering dan mudah dikelopek (iya, saya paling suka ngelopek jerawat yang udah kering kalau lagi iseng :p). Intinya, produk ini pas saat saya mengalami jerawat ringan, meski bagi saya belum ada obat jerawat bisa ngalahin Vitacid dan Benzolac, hehe. Tapi, buat kamu-kamu pencinta produk natural, ini reccomended banget! :)

Kedua, harganya murah dan mudah didapat. Cuma sekitar 20 ribuan pas saya beli di Century, itupun udah dipotong harga member, ya jatuhnya kurang dari IDR 20k deh, hehe. Mungkin kalau di supermarket bisa lebih murah lagi.

Ketiga, bersertifikat halal resmi dari LPPOM MUI. Ini nilai plus juga lho, karena saya seorang muslim, tentunya lebih tenang kalau pakai produk yang sudah terjamin halalnya.

Yang Kurang Saya Suka

Pertama, kemasannya dari kaca, riskan banget untuk pecah (mana kemasannya kecil). Dulu waktu saya beli produk ini untuk pertama kalinya, dusnya tidak sebesar sekarang, dulu dus pembungkusnya kecil hampir pas dengan ukuran botolnya. Dulu karena ceroboh, saya menjatuhkan dus bersisi produk ini dan akhirnya pecah sebelum saya pakai. Untung harganya murah, dulu cuma 10ribuan, hehe.

Nah, sekarang dusnya lebih besar, karena ada semacam lapisan pembungkusnya lagi, lumayan kalau terbanting dengan dusnya gak mudah pecah, meski tetap saja riskan.



Kedua, mulut botolnya lebar (lihat gamabar di atas). Nah karena terlalu mangap, jadi saya suka gak sengaja menuangkannya terlalu banyak, hehe. Mungkin next time produk ini bisa improve dari segi kemasannya :)

Ketiga, masih mengandung fragrance dan aneka pewarna sintetis. Well, walaupun relatif aman, tapi akan lebih alami dengan aroma dan warna aslinya saja, bukan? Tapi ya, yang namanya produk komersil, pasti penampilan wajib diutamakan. Banyak, lho orang yang gak mau minum/pakai jamu-jamuan karena bau dan warnanya yang aneh. Makanya saya masih bisa menerima dengan zat additive semacam ini, walau kurang suka.

Nah, sekian review mengenai Sariayu Intensive Acne Care. Semoga bisa bermafaat untuk teman-teman yang sedang mencari-cari review tentang produk ini, ya.

Keep healthy, guys! :)

S. Widjaja.


Minggu, 15 Februari 2015

Benzolac 2,5% | Review Krim Jerawat Favorit


Hai semua! :)

Sebagai orang yang kulitnya mudah berjerawat, saya punya macam-macam produk anti-acne favorit, salah satunya Benzolac!

Benzolac adalah krim jerawat yang mengandung Benzoyl Peroxide (BPO) yang bisa membasmi bakteri penyebab jerawat sekaligus membersihkan pori-pori kulit kita dari tumpukan sebum dan sel kulit mati yang bisa membuat wajah kita berkomedo bahkan berjerawat. Yang saya pakai sekarang adalah benzoyl peroxide 2,5%. 

Deskripsi Produk

  • Nama: Benzolac® 2,5% (Benzoly Peroxide 2,5%)
  • Produksi: PT SDM
  • Nett: 5 gr kemasan tube 
  • Harga: 15.000-an
  • Jenis: Obat bebas terbatas (logo lingkaran biru)

Brosur Obat

KOMPOSISI 
Benzolac® 2,5% mengandung Benzoil Peroksida 2,5% dalam dasar gel.

INDIKASI & DAYA KERJA
Benzolac® ditujukan untuk membantu pengobatan jerawat. Lokal pada kulit sebagai obat jerawat berdasarkan sifat yang dimiliki yaitu menurunkan konsentrasi asam lemak bebas dalam sebum, bersifat anti mikroba terhadap propini bacterium acnes dan bersifat keratolitik.

ATURAN PAKAI
  1. Cucilah muka dengan seksama
  2. Cobalah tes, terhadap kulit. Oleskan gel ini dengan ujung jari pada bagian yang berjerawat selama 3 hari pertama. Bila tidak terjadi reaksi dan gangguan, gunakan 1-2 kali sehari dengan cara mengoleskan krim tipis-tipis dan hati-hati pada tempat yang berjerawat dan sekitarnya. Hindarkan pemakaian yang berlebihan.
  3. Bila terjadi kekeringan atau kulit yang terkelupas dosis kurangi menjadi 1 kali sehari atau 2 hari sekali.

KONTRA INDIKASI 
Jangan dipakai oleh penderita yang diketahui peka terhadap Benzoil peroksida. 

PERHATIAN 
Hindari kontak dengan mata, pelupuk mata, bibir atau selaput lendir lainnya. Pada pemakaian biasa mungkin akan timbul rasa panas pada penggunaan pertama dan kulit menjadi agak merah serta mengelupas dalam beberapa hari. Hal ini tidak berbahaya dan akan hilang dalam waktu satu atau dua hari bila pengobatan dihentikan untuk sementara waktu. Sesudah reaksi hilang, pengobatan dapat dilanjutkan dengan mengurangi pemakaiannya. Hati-hati bila Benzoil Peroksida diberikan pada wanita hamil dan menyusui. Keamanan pemakaian dan efektifitas pada anak-anak belum ditetapkan. Jangan digunakan dengan kasa yang tertutup rapat (acclusive dressing), karena dapat merangsang timbulnya reaksi sensitisasi. Bila terjadi pembengkakan, iritasi, kemerahan atau kekeringan yang berlebihan, hentikan pemakaian. Bila gejalanya tidak berhenti hubungi dokter.Hati-hati dipakai pada leher dan daerah sensitif lainnya. Pada uji dengan menggunakan hewan percobaan dapat menimbulkan tumor kulit pada tikus.   

HANYA UNTUK PEMAKAIAN LUAR

JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK-ANAK

EFEK SAMPING
Dermatitis kontak alergi telah dilaporkan pada pengobatan Benzoil Peroksida secara topikal.
Iritasi lokal (kerap kali terjadi reaksi hebat pada beberapa orang).

Beauty Blog

INTERAKSI OBAT 
Dengan asam vitamin A
KEMASAN
Tube plastik 5 gram netto

PENYIMPANAN
Dalam tube plastik yang tertutup rapat. Simpan ditempat yang sejuk dan kering.

P.T SURYA DERMATO MEDICA LABORATORIES
Surabaya, Indonesia
Reg. No. DTL 9028600828B1 

KESAN MENGGUNAKAN BENZOLAC 2,5

Selain VItacid, Benzolac adalah obat jerawat yang paling ampuh untuk jerawat saya. Selama ini saya menggunakan benzolac untuk jerawat yang kecil-kecil (pustule) maupun yang besar (cystic/nodule). Hasilnya sangat memuaskan. Kalau dipakai pada jerawat yang kecil, jerawatnya cepat kering. Kalau untuk jerawat yang besar, jerawatnya jadi cepat kempes dan lama-lama menjadi kering juga. IMHO, dibandingkan dengan Sebamed Clear Face Gel yang harganya 80 ribuan, Benzolac yang harganya sangat murah ini malah lebih efektif. 

Lalu, apakah ada efek samping yang terjadi pada wajah saya?

Iya! 

Awalnya saya mengoleskan tebal-tebal, karena saya pikir tidak apa-apa, toh konsentrasi BPO nya rendah hanya 2,5% saja. Ternyata, setelah mengoleskan tebal-tebal, kulit saya malah memerah dan akhirnya mengering lalu mengelupas :(. Karena kecerobohan saya itu, akhirnya Benzolac harus saya hentikan sementara. Tapi, bila digunakan tipis-tipis sesuai aturan, efek samping tidak lagi saya rasakan lagi.

Beauty Blog

Ada yang paling saya suka, Benzolac ini bisa dipakai di pagi-siang hari. Jadi, sebelum mengoleskan sunblock, saya oleskan Benzolac tipis-tipis. Setelah itu baru ditimpa bedak tabur. Beda sama Vitacid (Tretinoin) yang harus dipakai saat malam hari saja karena zatnya memang bersifat fotosensitif. 

Benzolac ini sediaannya Gel berwarna putih. Saat dioleskan terasa dingin, kemudian mengering meninggalkan bercak samar keputihan. Jadi, kalau mau dipakai siang bersama bedak atau makeup, oleskan Benzolac setipis mungkin. 

Yang kurang ku suka sepertinya tidak ada, semuanya nyaris sempurna: murah, kemasan praktis, efektif untuk jerawat kecil-besar dan sudah bersertifikat halal dari MUI (jarang-jarang lho obat halal). Hanya saja pemakaiannya memang harus hati-hati kalau tidak mau timbul efek samping seperti saya kemarin.

Nah, sekian review mengenai Benzolac 2,5%. Semoga bermanfaat! :)) 

Beauty Blog: http://silenceofthebeauty.blogspot.com